AS Imbau Warganya untuk Tak Kunjungi China

AS Imbau Warganya untuk Tak Kunjungi China

63
SHARE

Majalahayah.com, AS – Amerika Serikat (AS) memperingatkan warganya untuk meningkatkan kewaspadaan saat bepergian ke China, karena undang-undang setempat yang dapat mengakibatkan penahanan berkepanjangan di dalam negara itu.

“Diharapkan meningkatkan kehati-hatian di China karena penegakan hukum lokal yang sewenang-wenang, serta pembatasan khusus pada dua warga negara AS-Cina,” kata imbauan yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri AS.

“Otoritas China telah menegaskan otoritas secara luas untuk melarang warga AS meninggalkan China dengan menggunakan ‘larangan keluar’, yang terkadang dapat membuat warga AS tertahan di China selama bertahun-tahun,” sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Jumat (4/1/2019).

Baca juga :   Pengamat Politik : Gerakan #2019GantiPresiden Bisa Beli Demokrasi dari Oligarki

Menurut Kemlu AS, China menggunakan larangan keluar secara paksa untuk memaksa warga AS untuk berpartisipasi dalam penyelidikan pemerintahnya, untuk memikat individu kembali ke China dari luar negeri, dan untuk membantu pihak berwenang china dalam menyelesaikan sengketa sipil yang menguntungkan mereka.

Imbauan itu sendiri muncul setelah pihak berwenang China menangkap dua warga Kanada dalam beberapa pekan terakhir dengan tuduhan mengancam keamanan nasional.

Baca juga :   Pipa Gas Bocor, PGN Siapkan Skenario Agar Pasokan Tetap Lancar

Tindakan China itu dinilai sebagai respon atas penangkapan kepala Keuangan Huawei,  yang juga merupakan putri pendiri perusahaan, Meng Wanzhou di Kanada dengan dugaan gagal mematuhi sanksi AS terhadap Iran.