Majalahayah.com, Jakarta – Pemerintah Indonesia masih terus melakukan berbagai upaya dalam menangani virus corona COVID-19. Salah satunya gencar mendorong gerakan menjaga jarak secara fisik atau disebut Physical Distancing dalam berinteraksi sosial agar tak terinfeksi COVID-19.

Hal itu disampaikan oleh Jubir Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 di Indonesia, dr. Achmad Yurianto. Menurutnya, Physical Distancing juga harus dilakukan di rumah, tidak hanya di tempat umum.

“Menjaga jarak secara fisik pada saat berkomunikasi kepada siapapun, di dalam rumah dan di luar rumah. Ini kunci pencegahan dan pengendalian penyakit COVID-19. Ini bisa dilakukan siapapun, mestinya ini bukan pekerjaan yang sulit,” terang dr. Achmad Yurianto dalam konferensi pers “Update COVID-19”, di Gedung BNPB Indonesia, Rabu 25 Maret 2020.

Dikutip akun Instagram @dit.promkes dari Kemenkes RI, Physical Distancing adalah menjaga jarak fisik setidaknya 1,5 meter dari orang lain dan menghindari kerumumnan demi mencegah penularan penyakit COVID-19.

Lalu, bagaimana cara melakukan pembatasan fisik?