Ani Yudhoyono, Sosok Wanita Dibalik Pemimpin Bangsa

Ani Yudhoyono, Sosok Wanita Dibalik Pemimpin Bangsa

92
0
SHARE

Majalahayah.com, Jakarta – Ani Yudhoyono merupakan Ibu Negara Republik Indonesia sejak 20 Oktober 2004 hingga 20 Oktober 2014.

Istri Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) lahir di Rumah Sakit RS Bethesda Yogyakarta, 6 Juli 1952 dengan nama asli Kristiani Herrawati.

Kehidupan Pribadi dan Masa Kecil Ani Yudhoyono

Melansir Biografiku dari buku biografi Ani Yudhoyono yang berjudul ‘Kepak Sayap Putri Prajurit’  yang terbit pada tahun 2010 ini, Ani Yudhoyono merupakan anak dari pasangan Letjen TNI Sarwo Edhie Wibowo dan Sunarti Sri Hadiyah.

Sewaktu lahir Ani Yudhoyono terlahir prematur dan beratnya hanya dua kilogram, namun ia tumbuh menjadi gadis yang kuat.

Ketika Ani Yudhoyono lahir, Sarwo Edhie Wibowo memberinya nama ‘Kristiani’ sebab terinspirasi dari karakter tokoh pewayangan Kresna yang berkarakter baik. Nama Kristiani juga berkaitan dengan tempat bertugas Sarwo Edhie Wibowo di Batalyon Kresna Yogyakarta.

Sementara nama belakang Herawati memiliki arti ‘kekuatan’.

Ani Yudhoyono merupakan anak ketiga dari tujuh bersaudara. Keenam saudara lainnya adalah Pramono Edhie Wibowo, Hartanto Edhie Wibowo, Wijiasih Cahyasasi, Retno Cahyaningtyas, Wrahasti Cendrawasih, Mastuti Rahayu.

Ayahnya, Sarwo Edhie Wibowo merupakan tokoh militer terkenal di era Presiden Soeharto yang melakukan memimpin penumpasan gerombolan pemberontak G30S PKI pada tahun 1965.

Dimasa kecilnya, Ia sangat menyukai memanjat pohon cermai dan mangga. Ia juga tumbuh menjadi gadis tomboy.

Semasa sekolah juga ia kerap pergi ke sekolah menumpangi truk bersama dengan teman-temannya.

Pendidikan Ani Yudhoyono

Sejak kecil Ani Yudhoyono sudah dikenalkan dengan pendidikan oleh ayah dan ibunya. Sejak remaja, ia sudah bercita-cita menjadi dokter sehingga ketika tamat SMA, Ani Yudhoyono langsung mengambil kuliah jurusan kedokteran di Universitas Kristen Indonesia.

Meskipun kuliah kedokterannya tidak sampai lulus hingga beliau memilih melanjutkan kuliahnya di Universitas Terbuka. Di Universitas terbuka, Ia tidaklah mengambil jurusan yang sama, melainkan ia beralih ke jurusan sarjana ilmu politik sampai akhirnya beliau lulus dan mendapatkan gelar strata satu.

Dulunya, Ia tidak melanjutkan kuliah kedokteran bukan karena beliau tidak pintar. Alasan beliau tidak dapat melanjutkan pendidikan di jurusan kedokteran karena beliau harus mengikuti ayahnya pindah tugas ke Korea Selatan.

Ani Yudhoyono hanya kuliah sampai tahun ketiga di kedokteran. Maklum saja, ayahnya yang menjabat sebagai seorang duta besar membuatnya sering kali berpindah-pindah tugas.

Keluarga Ani Yudhoyono

Di dalam keluarga, Ani Yudhoyono adalah ibu panutan bagi putra-putrinya. Bahkan sang menantu mengatakan bahwa ia adalah sumber kekuatan dalam keluarga SBY.

Tidak sekalipun ia meninggalkan SBY. Beliau selalu ikut kemanapun bapak SBY bertugas kala beliau masih menjabat sebagai presiden. Ani Yudhoyono dan SBY dikarunia dua orang putra yang kini keduanya sudah menikah yaitu Agus Harimurti Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono.

Pertemuan dengan Susilo Bambang Yudhoyono

Dalam buku Biografi Ani Yudhoyono yang ditulis oleh Alberthiene Endah disebutkan bahwa saat itu Ani Yudhoyono merupakan puteri Gubernur AKABRI. Ia kerap mengikuti ayahnya dalam berbagai acara.

Pada tahun 1973, ia pertama kali bertemu dengan SBY dalam acara peresmian barak taruna di Magelang.

Ani kala itu langsung terpana dengan sosok SBY yang diakuinya merupakan sosok yang berwibawa, tenang serta atletis.

Pertemuan kedua SBY pun saat bertandang ke rumah Ani Yudhoyono hingga akhirnya mereka pun rajin berkirim surat. Di tahun 1974, ketika ayahnya, Sarwo Edhie Wibowo ditugaskan menjadi duta besar di Korea Selatan, Ani Yudhoyono dan SBY telah resmi bertunangan setelah SBY lulus sebagai perwira terbaik AKABRI tahun 1973.

Ani Yudhoyono dan SBY berpisah sekitar 1.5 tahun karena ia yang berangkat mengikuti ayahnya dinas di luar negeri sebagai duta besar. Setelah itu Ani Yudhoyono dan SBY resmi menikah pada bulan Juli 1975.

Kala itu bukan hanya Ani Yudhoyono saja yang menikah dengan SBY, melainkan dua saudaranya yang lain yakni Wrahasti Cendrawasih dan Mastuti Rahayu juga melangsungkan pernikahan. Dalam usia pernikahan mereka yang sudah cukup lama, keharmonisan jelas terlihat apalagi ketika ia sedang sakit di salah satu rumah sakit di Singapura karena mengidap penyakit kanker darah dan bapak SBY beserta putra-putrinya tetap setia menemani disampingnya.

Biografi Ani Yudhoyono Dalam biografi Ani Yudhoyono diketahui bahwa dari pernikahannya dengan SBY, ia mendapatkan 2 orang putra yang kesemuanya ikut terjun dalam dunia politik sehingga masyarakat sudah tidak asing dengan nama sekaligus putra dari ibu negara RI yang keenam ini.

Putra pertamanya adalah Agus Harimurti Yudhoyono mantan anggota TNI Angkatan Darat yang diketahui pernah menjadi calon gubernur DKI Jakarta.

Putra pertamanya berhasil menikahi salah satu artis di Indonesia yaitu Anisa Pohan. Sedangkan putra ibu Ani yang kedua bernama Edhie Baskoro Yudhoyono menikah dengan putri Hatta Rajasa yang bernama Siti Rubi Aliya Rajasa.

Karir Ani Yudhoyono

Salah satu karir politik Ani Yudhoyono yang sudah banyak orang tahu adalah sebagai pendamping bapak SBY dalam menjalankan tugas kenegaraan pada saat menjabat sebagai orang nomor satu di Indonesia. Sejak SBY menjabat menjadi presiden pada tahun 2004, Ibu Ani juga mulai menjadi Ibu Negara Republik Indonesia.

Tentu saja tidak hanya menemani Bapak SBY, sebagai ibu Negara, ia juga sudah ikut andil dalam memegang tanggung jawab sebagai istri presiden RI. Hal tersebut dibuktikannya dengan mengikuti berbagai organisasi. Salah satunya, Ani Yudhoyono pernah menjadi Ketua Umum DPP Partai Demokrat.

Tak hanya itu saja, Ani Yudhoyono juga turut terjun di berbagai organisasi yang pernah mencatatkan namanya, yaitu Pelindung utama kegiatan PKK, Pelindung Nasional Women International Club, Duta HIV/ AIDS dan ASl, dan masih banyak lagi.

Sebelum menghembuskan nafas terkahir pun, Ani Yudhoyono juga masih aktif dalam organisasi PERSIT Candra Kirana dan Dharma Wanita. Bahkan sebelumnya, ketika kesehatannya sedang diuji, namun semangatnya untuk memajukan Indonesia tetap dapat dilihat lewat tidak absennya beliau pada saat pemilu 2019 yang baru saja berlangsung.

Ketika beliau sakit, beliau masih tetap ingin memberikan suaranya untuk kemajuan Indonesia. 

Ani Yudhoyono Meninggal Dunia

Ani Yudhoyono menghembuskan nafas terakhir pada pukul 11.50 waktu Singapura saat dirawat di rumah sakit menjalani pengobatan kanker darah yang dideritanya.

Selamat jalan Ani Yudhoyono.

LEAVE A REPLY