Home Parenting Anak Mudah Stres? Kendalikan dengan Gerakan ‘Green Time’

Anak Mudah Stres? Kendalikan dengan Gerakan ‘Green Time’

211
ilustrasi anak yang terjatuh. Foto : ibupedia.com

Majalahayah.com, Jakarta – Menginjak rerumputan, menikmati hembusan angin, merasakan tekstur dedaunan amatlah penting bagi tumbuh kembang buah hati. Selain membangun masa depan yang cemerlang untuk anak dengan cara meraih pendidikan dan kegitan belajar lainnya, para orang tua dihimbau agar turut serta membangun ‘green time’ bagi anak.

Melihat durasi waktu belajar di sekolah maupun ditempat les semakin panjang, hal ini membuat anak-anak tak mempunyai waktu yang cukup untuk bermain di luar ruangan. Disampaikan oleh Laura Smith, seoraang pakar pengasuhan dikutip melalui Dream, bermain di luar ruangan sangat baik untuk perkembangan psikologis.

“Anak-anak kini terlalu banyak di dalam ruangan, lebih senang bermain gadget dan menonton televisi, kegiatan seperti itu akan berdampak buruk bagi anak, seperti anak mudah stress, sulit tidur, dan naasnya melemahnya dunia sosialnya di masyarakat,” ucap Laura.

Mengetahui gerakan ‘green time’ untuk anak ini pertama kali dicetuskan oleh Collin O’Mara, Head of the National Wildlife Foundation. Ia mengungkap kalau dokter anak sangat merekomendasikan anak-anak untuk bermain di luar rumah setiap hari.

“Sediakan waktu 30 hingga 1 jam, ajak anak ke taman, main di kebun atau halaman. Sangat baik untuk kesehatan jangka panjangnya. Bisa juga piknik atau sekedar berjalan sore,” ujar O’Mara, seperti dikutip dari Washingtonpost.com.

Jika para orang tua mendampingi anak di sekolah, O’Mara menghimbau agar meluangkan waktu untuk bermian dengan anak atau biarkan anak bermain di lapangan dan area bermain yang rindang, hal ini dinilai akan sangat ideal bagi anak.

”Biarkan anak main dulu sebelum atau sesudah belajar di kelas. Apabila tidak ada lahan terbuka, ajak anak untuk jalan-jalan sore dan biarkan ia menikmati ‘green time’sesukanya,” tandas O’Mara.