Anak Alami Obesitas, Dokter Minta Orang Tua Tak Kurangi Nutrisi Makanan

Anak Alami Obesitas, Dokter Minta Orang Tua Tak Kurangi Nutrisi Makanan

150
SHARE

Majalahayah.com, Jakarta – Mengenalkan pola makan yang sehat merupakan peran orang tua untuk buah hatinya. Menurut Dr. Arti Indira menyampaikan bahwa anak yang mengalami obesitas, orang tua tak berhak untuk mengurangi nutrisi dalam makanannya.

“Mempertahankan asupan nutrisinya agar kita mengetahui perkembangan pertumbuhannya, jadi nanti dilihat sama dokter dan akan melakukan konsultasi,” ucapnya dalam acara Smart Family Palnning for Helath and Education, di Freeware Space, Kemang, Jakarta (12/05/2018).

Mengatur pola makan, Dr. Arti sampaikan hal tersebut merupakan solusi terbaik. Lanjutnya, bagi para orang tua yang khawatir jika anak mengkonsumsi makan diwaktu malam hari, saya sarankan tak perlu dikhawatirkan.

Baca juga :   Tercatat Negara Nomor 2 di Dunia, Ketua Kesehatan PP'Aisyiyah : 2030 Indonesia bebas Tuberkulosis

“Karena yang terpenting adalah pola makan, nantinya jika ada keluhan atau kekhawatiran akan diatur oleh dokter gizi,” tambahnya.

Memahami anak senang dengan makanan ringan diluar yang tak terjamin kesehatannya, Dr. Arti katakan makanan ringan yang baik untuk anak ialah buah.

“Kalau pun dia suka nyemil, biasanya ada pemeriksaan gen yang berhubungan dengan nutrisi, ada faktor gen yang tidak bisa kita rubah, namun presentasenya kecil hanya 10-11%,” tukasnya.

Hal senadapun disampaikan oleh Dinda Utami selaku Certified Fitness Trainer dan Founder @bugaryuk bahwa banyak orang menyalahkan gen saat anaknya mengalami obesitas, padahal pada kenyataannya masalah utamanya adalah kebiasaan orang tua terhadap anaknya.

Baca juga :   Obesitas Bisa Mengganggu Pola Tidur Pria

“Kalau orang tua juga over dalam makanan, jangan salahin anaknya, anak akan mengikuti orang tuanya, anak tidak mungkin langsung tau harus ke supermarket dan jajan-jajanan yang lainnya,” ungkapnya.

Dinda menegaskan jika orang tua melakukan konsultasi ke dokter saat anaknya mengalami obesitas, lanjutnya, yang disalahkan oleh dokter yang pertama ialah orang tuanya.

“Jadi jangan paksa anak-anak untuk pergi ke dokter untuk mengecek, ubah pola makan terlebih dahulu. Kalau mau cek orang tua harus ikut dan jangan paksa anak untuk latihan fisik, kalau mau harus dilaksanakan bersamaan,”