Foto ilustrasi keadilan kekerasan terhadap Jurnalis. www.joglosemar.co

Majalahayah.com, Jakarta – Pembunuhan wartawan Media ‘Senior’, Amran Parulian Simanjuntak warga Jalan Banten, Diski, Sunggal, Sumatera Utara, tewas masih belum terdeteksi motifnya. Pihak Aliansi Jurnalis Independen (AJI) sendiri masih mencari motif pembunuhan tersebut.

“Kami sedang selidiki apakah terkait pemberitaan atau personal,” papar Ketua AJI Pusat Suwarjono saat dihubungi Majalahayah.com, Kamis (30/3/2017).

Menurut Suwarjono sendiri info yang beredar motif pembunuhan tersebut bukan terkait pemberitaan. Namun AJI sendiri akan terus mengikuti perkembangan yang ada.

“Info sementara tidak terkait pemberitaan tapi masalah personal,” pungkasnya.

Seorang wartawan Media ‘Senior’, Amran Parulian Simanjuntak (36), sendiri dibunuh orang tak di kenal, saat melintas di Jalan Medan-Binjai KM 13,5. Dia dibunuh usai mengantar anaknya ke sekolah, Rabu (29/3).

Polrestabes Medan sendiri sudah mengantongi identitas pelaku pembunuh Arman. Polisi menyebut motif pembunuhan karena masalah pribadi.

“Motif sementara dari hasil penyelidikan yang dilakukan kepolisian adalah masalah pribadi,” kata Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Sandi Nugroho. Polisi sudah mengetahui identitas pelaku, dan saat ini tengah dilakukan pengejaran seperti dilansir dari Antara.

Dari hasil penyelidikan sementara, terungkap bahwa korban sempat menjanjikan pelaku untuk mengurus kasus narkoba yang menjerat saudara si pelaku. Namun Amran mengingkari kesepakatan yang sudah tercapai. Merasa dibohongi, pelaku akhirnya nekat menghabisi Arman.

“Informasinya korban menjanjikan kepada pelaku mengurus kasus narkoba. Tapi masih kita dalami di mana kasus narkoba yang diurus itu. Kalau laporan kasus pembunuhan ini ke Polsek Sunggal,” katanya.