Majalahayah.com, Jakarta – Adzan pertama kali berkumandang menggunakan pengeras suara di Kanada. Ini adalah hal langka sekaligus membahagiakan bagi umat Islam di negara tersebut.

Menurut laporan Daily Sabah, adzan baru berkumandang di tiga waktu sholat. Meski begitu, warga muslim Kanada tetap menyambut berkah Ramadhan di tengah pandemi COVID-19 tersebut dengan hati bahagia.

Keputusan mengumandangkan adzan ini datang dari beberapa kota besar di Kanada, seperti Toronto, Edmonton, Ottawa dan Hamilton sebagai tanggapan terhadap permintaan dari warga Muslim sejak awal Ramadhan. Adzan dapat didengar pada tiga waktu sholat sepanjang bulan Ramadhan.

Seyid Tora, imam Mountain Mosque di Hamilton, menyatakan kegembiraannya tentang keputusan ini yang disahkan setelah sholat Jumat, yang dilakukan dengan beberapa orang setelah adzan publik pertama.

“Ini adalah momen bersejarah bagi komunitas Muslim Kanada,” katanya. “Panggilan untuk berdoa adalah undangan dari Allah SWT yang bertujuan mengundang orang untuk beribadah. Ini hal penting bahwa setiap orang kini bisa mendengar panggilan tersebut,” sambung Tora.

Ia melanjutkan, memang saat ini adzan hanya diperbolehkan berkumandang selama Ramadhan 2020. Tapi, Tora punya harapan besar kalau adzan akan terus dikumandangan selepas Ramadhan

Terlebih, beberapa pihak perwakilan masjid di Kanada sudah melakukan kontak dengan dewan kota untuk mendesak mereka mengizinkan adzan terus berkumandang selepas bulan suci.

Tora juga mendorong masjid-masjid di kota-kota lain untuk melakukan kontak dengan kotamadya mereka untuk mendapatkan izin serupa. Semoga hasilnya sesuai dengan harapan, ya. Adzan bisa terus berkumandang di Kanada.