Majalahayah.com, Jakarta – Tidak ada riwayat yang menjelaskan bahwa Rasulullah SAW membaca doa tertentu di sela-sela takbir shalat Ied. Hanya saja ada riwayat dari Ibnu Mas’ud yang menerangkan hal tersebut:

عقبة بن عامر : سألت ابن مسعود عما يقوله بعد تكبيرات العيد ; قال : ” يحمد الله , ويثني عليه , ويصلي على النبي

Uqbah bin Amir berkata, “Saya pernah bertanya kepada Ibnu Mas’ud ra tentang bacaan antara takbir dalam shalat Ied. Beliau berkata, ‘Memuji Allah serta bershalawat kepada nabi Muhammad SAW’.” (HR Baihaqi).

Begitu juga, tidak ada riwayat dari Rasulullah SAW yang menjelaskan bahwa beliau mengangkat tangan di sela-sela takbir dalam shalat Id. Yang ada hanya keumuman dalil bahwa Rasulullah SAW mengangkat tangan pada setiap takbiratul ihram dalam setiap shalat. Juga ada riwayat dari Atha’ bin Abi Rabah dalam masalah ini :

عن ابن جريج قال: قلت لعطاء : يرفع الإمام يديه كلما كبر هذه التكبيرة الزيادة في صلاة الفطر؟ قال: نعم ، ويرفع الناس أيضاً.

“Riwayat dari Ibnu Juraij, bahwa ia pernah bertanya kepda Atha, ‘Apakah seorang imam mengangkat tangannya pada setiap takbir tambahan dalam shalat Idul Fitri?’ ‘Iya dan makmum di belakangnya juga mengangkat tangan,’ jawab Atha.” (riwayat Baihaqi dan Ibnu Abi Syaibah dengan Isnad shahih).

Mengangkat tangan pada setiap takbir merupakan pendapat mayoritas Ulama. Wallahu A’lam.