7 Pola Asuh Anak Beserta Tips Untuk Menanggulanginya

7 Pola Asuh Anak Beserta Tips Untuk Menanggulanginya

87
0
SHARE
Ilustrasi mengasuh anak. (Foto: Kompas)

Majalahayah.com, Bagaimana Anda mengasuh anak memainkan peran yang sangat penting dalam membentuk kepribadian anak saat dia dewasa.

Semua orang tua memiliki gaya mereka sendiri dalam pola pengasuhan dan membesarkan anak-anak mereka. Menurut Bela Raja, konselor bimbingan anak dari India, gaya pengasuhan seseorang, jika negatif, dapat memiliki efek buruk pada jiwa anak bahkan sampai menyebabkan kerusakan kepribadian dan mentalnya.

“Gaya pengasuhan yang baik adalah dimana orang tua menghormati kebutuhan dan emosi anak mereka sebanyak anak menghormati orang tua. Ini juga penting bagi orangtua untuk mendorong pengembangan diri anak. Mereka perlu mengajari anak untuk merasa baik tentang diri mereka sendiri,” ujarnya.

Bela menambahkan, bahwa interaksi sosial pertama anak adalah dengan orang tua, dimana gaya interaksi yang digunakan di sini akan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap anak sebagai dewasa.

Berikut adalah beberapa gaya pengasuhan dan efeknya pada anak-anak versi Majalah Ayah:

Over protektif

Ini sering terjadi ketika Anda baru memiliki anak pertama. Kecenderungan ingin menjaga buah hati berlebih menjadi salah satu faktornya.

Seorang anak yang tumbuh di bawah pola pengasuhan orang tua overprotektif menghadapi masalah berat sebagai orang dewasa. Jika Anda tidak membiarkan dia mandiri, mereka akan tumbuh menjadi terlalu tergantung, lemah dan mencari bantuan untuk hal-hal sepele.

Tipe pola pengasuhan seperti ini membuat anak menjadi manja dan sulit mandiri.

Perilaku tersebut dapat membatasi kecerdasan emosional anak Anda. Beri mereka kesempatan untuk menjelajahi dunia tanpa khawatir akan rintangan yang ada

Curiga Berlebih

Merupakan hal yang wajar jika Anda mudah curiga pada kondisi anak Anda, untuk menghindari dia masuk dalam masalah yang buruk. Tetapi bersikap berlebihan dapat menghambat naluri kepercayaan mereka. Anak itu kemudian akan panik saat melihat panggilan atau pesan Anda.

Tipe pengasuhan seperti ini bisa membuat anak menjadi pembohong untuk membuat Anda merasa lebih tenang. Mereka juga akan mudah ketakutan dan mudah curiga pada orang lain yang pada akhirnya kepercayaan diri nya menjadi sangat rendah.

Jika Anda memiliki dorongan yang berlebihan untuk memeriksa anak-anak Anda, bicara yang jujur dan terbuka dengan mereka dapat menghindari dampak negatif tersebut. Carilah solusi bersama dengan anak Anda untuk menumbuhkan mental Problem Solving. Contoh, buatlah mereka yang menghubungi Anda setiap kali mereka mencapai rumah teman mereka, bukan sebaliknya.

Absusive

Menggunakan kekerasan emosional atau fisik dapat melukai kehidupan anak Anda secara fisik dan mental. Orang tua yang kejam secara permanen merusak perkembangan kognitif anak mereka yang menyebabkan rendahnya kepercayaan diri.

Tipe pengasuhan seperti ini bisa membuat anak tumbuh menjadi kepribadian ekstrim – seorang pemberontak.

Cobalag untuk mengidentifikasi tanda-tanda pertama ketika emosi Anda mulai naik. Perhatikan apakah itu cara berbicara anak Anda atau kesalahan mereka yang mengganggu Anda. Mengambil segera tindakan pencegahan pada tahap ini.

Pemaksa

Orang tua yang memaksa anak-anak mereka untuk menjadi pemenang di semua hal menempatkan anak-anak di bawah tekanan yang ekstrim menyebabkan kerusakan saraf atau bahkan kecenderungan bunuh diri. Orang tua seperti ini sulit untuk mencerna kegagalan dan mereka menghancurkan kepribadian anak.

Tipe pengasuhan seperti ini akan membuat anak ketika dewasa berusaha untuk menyesuaikan diri dengan harapan orang lain, yang bila tidak terpenuhi, akan menciptakan perasaan tidak berharga.

Cobalah untuk berbagi perasaan positif dengan anak-anak Anda. Berikan apresiasi kepada anak bahkan jika mereka tidak memenangkan kompetisi.

LEAVE A REPLY