Ilustrasi berkata dan mengeluarkan kalimat. Sumber bincangsyariah.com

Majalahayah, Bekasi – Agar menjalani hidup dengan baik dan tenteram, tentunya tidak lepas dari bagaimana kita menyikapi sesuatu. Entah itu keluar dari cara bersikap maupun berucap dalam sehari-hari. Begitu juga dalam Islam ada banyak sekali kata-kata dan kalimat-kalimat yang berarti baik.

Abdulah bin Mas’ud ra. pernah berkata

“Wahai lisan, katakanlah yang baik-baik agar kau peroleh kebaikan, diamlah dari mengatakan keburukan, agar engkau selamat sebelumnya, atau sesudahnya engkau akan menyesal.”

Diantara banyaknya kalimat-kalimat mulia yang dipanjatkan pada Allah SWT, tahukah kalian bahwa ada 7 kalimat sederhana yang disukai oleh Allah SWT?

  1. Bismillah

Kata yang lengkapnya ‘bismillahi rahman ni rahimi’ ini diucapkan ketika seorang muslim hendak atau sebelum memulai suatu kegiatan sebagai pembuka dengan tujuan memohon keselamatan dan perlindungan kepada Allah SWT. Saat melakukan sesuatu karena Allah SWT, maka akan mengalir kekuasaan dan anugerah kebijaksanaan-Nya.

  1. Alhamdulillah

Berbeda dengan kalimat bismilah sebagai pembuka ketika hendak melakukan sesuatu, kalimat alhamdulillah yang berarti ‘segala puji bagi Allah’ diucapkan ketika seorang muslim tengah menyelesaikan suatu pekerjaan, kegiatan, aktivitas atau bisa juga diucapkan ketika mendapatkan sesuatu yang baik, memperoleh apa yang diinginkannya sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat dan karunia yang telah Allah SWT berikan.

لَشَدِيۡدٌ عَذَابِىۡ اِنَّ كَفَرۡتُمۡ وَلَٮِٕنۡ لَاَزِيۡدَنَّـكُمۡ شَكَرۡتُمۡ لَٮِٕنۡ رَبُّكُمۡ تَاَذَّنَ وَاِذۡ

Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan

 “Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim [14] : 7).

  1. Astaghfirullah

Sebagai hamba Allah, kita pasti tak luput dari kesalahan dan kekhilafan. Maka, yang bisa kita lakukan untuk mengapus dosa-dosa kecil yang kita perbuat adalah dengan cara beristighfar, memohon ampun kepada Allah, seperti mengucapkan kalimat ‘astaghfirullah yang artinya ‘aku memohon ampun ya Allah’. Sebagaimana sabda Rasullullah shallallahu ‘alaihi wasallam :

“Barang siapa memperbanyak istighfar, niscaya Allah memberikan jalan keluar bagi setiap kesedihannya, kelapangan untuk setiap kesempitannya, dan rizki dari arah yang tidak disangka-sangka.” (HR. Ahmad dan Ibnu Abbas)

  1. Insya Allah

Kalimat insya Allah yang artinya ‘atas izin Allah’ diucapkan ketika umat muslim memiliki perihal yang belum pasti akan terlaksana pada masa yang akan datang.

Sebagaimana firman Allah dalam surat al-Kahfi berikut ini:

(23)غَدًا ذَلِكَ فَاعِلٌ إِنِّي لِشَيْءٍ تَقُولَنَّ وَلَا

(24)رَشَدًا هَذَا مِنْ لِأَقْرَبَرَبِّي يَهْدِيَنِ أَنْ عَسَى وَقُلْ نَسِيتَ إِذَا رَبَّكَ وَاذْكُرْ اللَّهُ يَشَاءَ أَنْ إِلَّا

Artinya : “Dan jangan sekali-kali kamu mengatakan tentang sesuatu: sesungguhnya aku akan mengerjakan ini besok pagi, kecuali (dengan menyebut); ‘insya Allah’.” (QS. Al-Kahfi [16] : 23-24).

  1. Lā haula wa lā quwwata illā billāh

“tiada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah yang maha tinggi lagi maha agung” Lā haula wa lā quwwata illā billāh merupakan bagian yang termasuk dalam dzikir dan doa. Selain sebagai dzikir dan doa, kalimat Lā haula wa lā quwwata illā billāh bisa juga diucapkan ketika seorang muslim menghadapi sesuatu atau memohon pertolongan.

  1. Inna lillaahi

Ketika ada seseorang mengalami musibah atau melihat orang lain mendapatkan musibah, sebagai umat muslim kita dapat mengucapkan ‘inna lillaahi’. kalimat inna lilaahi merupakan bentuk rasa iba dan duka cita atas musibah yang ikut dirasakan oleh yang mengucapkannya.

Dilansir dari sumsel.tribunnews.com setiap muslim di dunia diajarkan untuk mengucapkan kalimat tarji saat terjadi musibah oleh Allah swt. Hal ini tertuang dalam QS. Al-Baqarah ayat 156 sebagai berikut:

راجعون ليه إ وإنا للهإنا قالوا مصيبة أصبتهم إذا الذين

Allażīna iżā aṣābat-hum muṣībah, qālū innā lillāhi wa innā ilaihi rāji’ụn

Artinya: “(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: ‘Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun’. (QS. Al-Baqarah [2] : 156)

  1. La ilaha illallah

Kalimat laila ha illallah ‘tiada tuhan selain Allah’ merupakan kalimat yang ada di setiap dzikir yang umat muslim selalu ucapkan setiap selepas ibadah. Seperti sabda Rasullullah shallallahu ‘alaihi wasallam :

“Dzikir yang paling utama adalah la ilaha illallah, dan doa yang paling utama adalah alhamdulillah.” (HR. Ibnu Majah, An Nasa’I – Shohih Targhib wa Tarhib : 1526)