Home Parenting 5 Cara Bangun Rumah Tangga Langgeng di Dunia Hingga ke Surga

5 Cara Bangun Rumah Tangga Langgeng di Dunia Hingga ke Surga

189

Majalahayah.com, Depok – Membangun ketaqwaan keduabelah pihak antara suami istri dinilai penting dalam menjalankan bahtera rumah tangga. Disampaikan oleh Dini Rahma Bintari, s.Psi., M.psi., P.hd sebagai Psikolog menyampaikan bahwa ada beberapa hal yang harus disiapkan menuju pernikahan yang sakinah, mawadah dan warahmah.

1. Ketaqwaan

Taqwa yaitu kepedulian menjaga diri dan keluarga agar tidak ada yangg terjerat ke neraka tetapi masuk surganya Allah SWT bersama-sama.

“Tak tertinggal seorangpun diantara suami atau istri dan anak-anak kita. Mengajak suami dan anak untuk melakukan kebaikan dan mencegah kemaksiatan adalah karakter taqwa yang mengikat selama hayat di kandung badan. Itulah yg dilakukan Nabi Nuh dan Nabi Luth. Allah SWT hanya melihat proses bukan hasil,” ujarnya malalui pesan WhatsApp kepada majalahayah.com (19/12/2018).

2. Hindari Sifat Egois dan Cuek

Menurut Dini, egois dan cuek adalah musuh ketaqwaan. Ia tuturkan jadikan masalah di Rumah tangga adalah ujian belajar bertaqwa tidak egois sehingga lari dari masalah.

3. Tidak Boleh Ada Rahasia

“Dalam kehidupan suami istri, masa lalu harus sudah di kubur tapi masa depan harus bergandengan tangan,” imbuhnya 

Bagi seorang istri, ia katakan harus menjadi garda depan dalam asam manis kehidupan suami, begitupun sebaliknya. Sehingga Dini tegaskan jangan jadi ” tukang sampah” bagi suami atau istri, yaitu hanya melihat sampah-sampah (keburukan dan kekurangan) pasangan. 

“Sudah seharusnya kita sebagai istri atau suami mengetahui bagaimana cara membersihkannya sehingga kita dapat pahala sabar dengan kekurangannya,” jelasnya.

Selanjutnya, jika sudah saling terbuka, Dini katakan jangan jadi “pemulung” bagi pasangannya, misalnya masa lalu suami atau istri selalu diungkit-ungkit sehingga jadi potensi keretakan. 

“Biarkan masa lalu itu menjadi sebuah pelajaran, masa lalu tidak boleh merusak masa kini hingga masa depan karena keterbukaan dan kesepakatan itu adalah kunci dari kelanggengan suatu hubungan pernikahan,” imbuhnya.

4. Bangun Rumah Tangga Sakinah

“Jika kita belajar dari ilmu tajwid yaitu berarti ” tanda sukun”, nerawal sebelum menikah 2 huruf yang tadinya berharokat masing-masing, maka setelah ijab qobul maka huruf kedua diberi tanda sukun & dibaca  melebur / diwaqofkan dangan huruf sebelumnya.

Itulah sakinah dalam Rumah tangga, suami istri harus menempel dan melakat tak terpisahkan dalam suka dan duka, dalam kekurangan dan kelebihan hingga kembali masuk ke dalam surga,” jelasnya.

5. Hak untuk Istimta’

Dini sampaikan bahwa jangan lupa masing-masing punya hak untuk Istimta’ ( bercumbu dan dicumbui) dengan penuh cinta, inovasi dan variatif. 

“Biarkan kita menjadi pribadi pemalu didepan orang lain, Tapi di depan suami atau istri boleh malu-maluin,” tukasnya.