4 Hal Ini Jadi Alasan Pria Nikahi Wanita

4 Hal Ini Jadi Alasan Pria Nikahi Wanita

215
SHARE
Iluatrasi 4 perkara memilih pasangan. Sumber : Tim Samara Academy
Iluatrasi 4 perkara memilih pasangan. Sumber : Tim Samara Academy

Oleh: Tim Samara Academy 

Majalahayah.com – Apakah informasi tentang 4 perkara itu sudah sampai kepadamu? Sebuah informasi yang sejak 14 abad lalu sudah disampaikan oleh Kekasih Allah, tapi tetap relevan sepanjang zaman. Sudah sampaikah?

Apakah yang kita pahami tentang 4 perkara itu? Apakah ke empat perkara itu suatu hirarki atau jenjang dari yang terkecil sampai terbesar? Atau ke empat perkara itu adalah urutan dari yang paling utama hingga yang paling remeh?

Baiklah, jika informasi 4 perkara yang jadi alasan pria menikahi wanita itu belum sampai ke padamu, izinkan kami untuk mengutip kembali pesan Nabi ini:

تُنْكَحُ الْمَرْأَةُ ِلأَرْبَعٍ لِمَالِهَا وَلِنَسَبِهَا وَلِجَمَالِهَا وَلِدِيْنِهَا فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّيْنِ تَرِبَتْ يَدَاكَ

(رواه البخاري و مسلم عن أبى هريرة)

Artinya :

Seorang wanita dinikahi karena empat perkara; karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan karena agamanya, maka pilihlah karena agamanya, taribat yadak. (Dikutip dari kitab mukhtar al-hadits an-nabawi hal 63 n0 21)

Kata pertama yang disebut adalah Harta (maal), kedua keturunan (nasab), ketiga kecantikan (jamaliha) dan keempat adalah agama (din). Jika kita berpikir urutan ini adalah sebuah nomor urut satu, dua, tiga dan empat. Maka, perkara agama adalah perkara terakhir yang menjadi alasan pria menikahi wanita.

Baca juga :   Pergolakan Sejarah Perseteruan Kebenaran dan Kebathilan Sepanjang Zaman (Bagian 2/3)

Meskipun pada akhir kalimat, kata agama ditekankan dengan kalimat taribat yadak. Substansi dari makna taribat yadak ini adalah, jika agama menjadi perkara utama pemilihan wanita, maka mudahlah urusan keluarga. Kira-kira begitu terjemahan bebasnya.

Apakah agama dalam pesan nabi tersebut merupakan faktor terakhir yang menjadi alasan pria menikahi wanita? Atau perkara agama dalam pesan nabi tersebut merupakan satu kesatuan dari 3 perkara sebelumnya.

Maksudnya, harta itu identik dengan materialistik, sementara ajaran agama sangat erat kaitannya dengan kesejatian. Keturunan itu identik dengan status sosial, bisa pejabat, selebritis dan public figure lainnya yang semuanya itu sifatnya hanya sementara. Sedangkan agama selalu mengajarkan kepada pemeluknya akan keabadian.

Baca juga :   Mengapa Wanita Mudah Gugat Cerai?

Bagaimana dengan kecantikan? Ya, itu juga bagian penunjang kebahagiaan pria ketika menikahi wanita. Tapi, apakah kecantikan itu software atau hardware? Kecantikan itu bisa disentuh atau dirasa? Cantik itu wajahnya atau perilakunya?

Jika ada wanita yang dikaruniai hidung mancung, rambut terurai indah dan kulit wajahnya halus misalkan. Tapi bicaranya kasar, cepat emosi jika melihat anak kecil bertingkah, suka membentak orang tua dan menyinyir calon mertuanya dari belakang, apakah masih bisa dikatakan cantik?

Jadi, apakah harta, nasab dan kecantikan itu pilihan utama? Sementara agama alternative pilihan? Ataukah agama itu yang utama, yang akan menyempurkan tiga pilihan yang pertama tadi?

Bagaiaman pendapatmu tentang 4 perkarta itu? Akan semakin luas dan mendalam maknanya jika kamu bisa bergabung di Kuliah Tematik Pernikahan “Samara Academy“ di mulai pada 4 Februari 2018. Informasi lengkap pendaftaran klik http://bit.ly/2zFyBtd atau hubungi 081617170061 / 089653390485 (for akhwat) dan 085379900990 (for ikhwan).