Foto : Muslim America (Sumber Google)

Majalahayah.com, Jakarta – Islamofobia itu nyata. Anda sendiri mungkin telah mengalaminya, atau mempunyai anggota keluarga, teman, atau kenalan yang mengalaminya. Rasisme baru ini harus diketahui dan dilawan.

Imam Abdul Maluku Mujahid dalam buku Islamofobia : Melacak Akar Ketakutan Terhadap Islam di Dunia Barat menjelaskan cara untuk melawan fenomena ini :

1) Ingat Nabi. Nabi didera penghinaan mengerikan dan kejahatan kebencian dalam masa hidupnya. Dia tetap teguh, sabar, dan toleran menghadapi Islamofobia. Kita harus mengikuti Keteladanannya. Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia. Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keberuntungan yang besar. (QS Fushshilat [41] : 34-35.) berdoalah agar orang-orang yang mengejek agama dan salah seorang Nabi Allah diberikan hidayah-Nya.

2) Perhatikan bahwa insiden Islamofobia tidak berdiri sendiri. Apalah itu berupa ancaman pengemboman Makkah, menyebut Islam jahat, menggambarkan Nabi sebagai teroris, melecehkan Al-Qur’an, mendiskriminasi orang Muslim, memprofilkan orang Hindu, Sikh, atau Latino dengan menyangka mereka tampak seperti orang Muslim, menyiksa tahanan, mengebom warga sipil, ini semua tanda-tanda Islamofobia.

3) Perhatikan juga bahwa tidak semua media atau semua non-Muslim mendukung jenis perilaku menghina ini. Banyak di antaranya berada di garis depan dalam mengutuk penyiksaan, pengemboman, dan pendudukan. Ada 75 juta orang Amerika yang, terlepas dari semua media Islamofobis, berpikir positif tentang Islam dan orang Muslim.

4) Sejajarkan rasisme, antis-Semitisme dan Islamofobia. Mereka semua adalah buah dari pohon kebencian yang sama.

5) Mulailah memakai istilah “Islamofobia” untuk menggambarkan semua jenis kejahatan kebencian atau ceramah yang menghujat Islam dan orang Muslim. Ini akan membuat istilah tersebut menjadi seragam dan akhirnya, diterima sebagai bagian dari bahasa Inggris selain istilah “anti-Semitisme.

6) Jika anda berkecimpung di bidang lintas agama, angkatlah topik Islamofobia dalam pertemuan-pertemuan anda. Tekankan urgensi dan kebutuhan semua pemeluk agama untuk membantu mengatasi dan mengutuknya serta semua bentuk intoleransi lainya secara terbuka. Jika dimungkinkan, usahakan agar organisasi yang ada mengeluarkan pernyataan terbuka mengutuk Islamofobia secara umum untuk menanggapi insiden-insiden tertentu seperti yang disebutkan di atas.

7) Sponsorilah berbagai laporan tentang Islamofobia. Orang akan terus mengabaikan Islamofobia sebagai kenyataan, kecuali jika lebih banyak dokumentasi serta survei pendapat tahunan diselenggarakan. Sejauh ini, Inggris adalah satu-satunya negara yang secara resmi telah memerintahkan penyusunan laporan mengenai Islamofobia. Istilah tesebut belum menjadi bagian dari media Amerika.

8) Mintalah perpustakaan setempat anda menyediakan sejumlah buku dan artikel terbaru mengenai fenomena Islamofobia. Beberapa di antaranya termasuk Islamophobia : Making Muslim the Enemy (Islamofobia : Menjadikan Orang Islam sebagai Musuh), Islamophobia and Anti-Americanisme : Cause and Remedies (Islamofobia : Berbagai Penyebab dan Pemecahan), dan Combating Islamophobia depends on unlearning intolerance (Pemberantasan Islamofobia bergantung pada bagaimana melawan intoleransi)

9) Laporankan setiap insiden Islamofobia yang anda, keluarga anda, dan teman anda jumpai. FBI (Polisi) mengumpulkan statistik kejahatan kebencian. Laporkan Islamofobia ke kantor FBI (Polisi) setempat. Serahkanlah laporan ke Council on American-Islamic Relation. Mereka menerbitkan laporan tahunan tentang hak-hak sipil umat Islam di Amerika Serikat. Laporkan juga kejahatan itu ke kantor polisi setempat.

10) Jika anda sedang berada dalam tahun pemilu, pastikan anggota kongres setempat yang bergantung pada suara anda mempertahankan Islamofobia. Siapkan sebuah delegasi orang Muslim yang menjadi konstituen anda jika dapat, dan susunlah sebuah presentasi mengenai topik tersebut, serta sebuah daftar spesifik mengenai hal-hal yang harus dilakukan anggota kongres anda atas masalah Islamofobia jika mereka menginginkan suara anda.

11) Kirim lah suara melalui surat pembaca dan kepada organisasi hak-hak sipil setempat mengenai setiap insiden Islamofobia.

12) Siapkan sebuah program di Masjid atau pusat komunitas setempat Anda mengenai masalah Islamofobia dewasa ini. Selenggarakan juga sesi pembahasan sebagai bagian dari program untuk mendiskusikan bagaimana mengatasi masalah ini.

13) Sampaikan penghargaan kepada mereka yang mengangkat suara atau melawan Islamofobia. Sebuah telepon singkat, bahkan meninggalkan pesan lisan dan/atau sebuah pesan surel dua baris, sudah cukup.

14) Berdoalah agar Allah membimbing mereka yang memiliki pandangan Islamofobis dan mempraktikan Islamofobia. Nabi mendoakan kaum Quraisy, memohon agar mereka diberi hidayah karena mereka tidak mengetahui apa yang mereka lakukan dengan melakukan tindakan Islamofobis dan dengan mengatakan hal-hal yang salah terhadap Islam dan Nabi.